Peluang Usaha Di Bulan Ramadhan

Peluang Usaha Di Bulan Ramadhan - Kalo kita cermati di bulan ramadhan serasa daya beli masyarakat naik . Kita bisa lihat dari keuarga kita dulu , karena segala sesuatu ingin disediakan special di bulan ramadhan . Termasuk halnya makanan menjelang berbuka . Biasanya dalam berbuka pertama minum dan makan yang manis , namun ada sesuatu yang kurang setelah itu kalo tidak ada yang namanya gorengan . Di bulan ramadhan biasanya merupakan berkah juga bagi penjual gorengan . Bagi anda yang punya waktu tidak ada salahnya untuk mencoba bisnis ini di bulan ramadhan .

Untuk memulai bisnis ini , tentunya kita harus tahu jenis gorengan yang paling laku di saat menjelang berbuka . Jenis gorengan itu sebenarnya umum , yaitu : Gorengan Tempe , Tahu , Pisang , Bakwan / bala – bala , Ketela , Singkong , Molen dan cireng . Untuk pemula tentunya sediakan jenis gorengan yang mudah saja dulu seperti : Gorengan Tempe , Tahu , Pisang , Bakwan / bala – bala , Ketela , Singkong . Di Bulan ramadhan tentunya pesaing penjual gorengan banyak . Namun persaingan tetap harus kita hadapi dengan sehat . Jadi Rasa dan kualitas tetap harus di perhatikan . Bumbu2 bumbu sebaiknya dipersiapkan , diracik dan coba dulu . Supaya bisa tahu komposisi yang pas , ini yang akan timbul di rasa gorengan . Begitu pula dengan kualitas tepung dan minyaknya .

Untuk yang sudah berkecimpung di dunia bisnis gorengan ini , tentunya dapat meningkatkan persaingan dengan inovasi gorengan baik dari sisi jenis dan rasanya . Maka pelangan akan berbambah banyak di bulan ramadhan ini . Insyallah . Nah, untuk membuat usaha warung gorengan ini pun cukup mudah. Peralatan yang perlu dipersiapkan antara lain:

1. Tempat Untuk Berjualan.

Tempat untuk berjualan gorengan ini bisa berupa gerobak dorong dengan kisaran harga ratusan ribu rupiah. Bisa juga ditambahkan terpal jika Anda ingin berjualan menetap. Namun jika tidak memungkinkan ataupun tidak menghendaki berjualan dengan menggunakan gerobak, Anda bisa menjual gorengan cukup di rumah atau depan rumah, dengan tempat yang sederhana, misalnya etalase atau cukup dengan meja untuk meletakkan gorengan. Selain itu, berbagai alternatif tempat berjualan ini antara lain di perempatan, depan gang, depan sekolah, gerbang komplek perumahan, pinggir jalan yang ramai, dll. Tentunya dengan catatan bahwa tempat-tempat tersebut diperbolehkan untuk berjualan atau tidak mengganggu ketertiban umum.

2. Peralatan Memasak.

Untuk peralatan memasak sendiri tentunya cukup dengan peralatan memasak yang sederhana, seperti kompor, wajan dan serok untuk menggoreng (kalau bisa wajan yang besar agar bisa menampung banyak bahan yang digoreng), tempat plastik untuk meletakkan gorengan, alat penggiling jika diperlukan, serta tas plastik atau kresek. Sediakan pula cabai rawit, karena banyak yang beranggapan bahwa rasa gorengan tidak lengkap tanpa cabai rawit.

3. Peralatan Lain.

Untuk peralatan yang lain Anda bisa menambahkan meja atau kursi secukupnya untuk para pembeli yang mengantri.

Harga yang bisa Anda tawarkan antara Rp. 500,00 sampai Rp. 750,00 per gorengan, dengan keuntungan antara Rp. 50,00 hingga Rp. 100,00 per gorengannya. Kisaran keuntungan yang sebesar itu, dan gorengan yang terjual bisa mencapai ratusan buah maka dalam satu bulannya Anda bisa mendapatkan keuntungan bersih hingga ratusan ribu rupiah. Hal ini juga tergantung seberapa banyak Anda akan menjual gorengan per harinya.

Yang perlu diingat dalam usaha gorengan ini adalah dampak kesehatan yang bisa ditimbulkan. Namun tidak usah khawatir, adapun beberapa solusinya antara lain:

Gantilah minyak yang Anda gunakan secara berkala. Apabila minyak yang digunakan sudah berwarna hitam atau keruh, maka gantilah dengan minyak yang baru. Hal ini bisa mencegah penimbunan kolesterol lebih banyak.
Biasanya ada beberapa penjual gorengan yang bertindak curang, dengan menambahkan plastik atau sedotan plastik pada saat menggoreng. Tindakan seperti ini mereka lakukan dengan tujuan agar gorengan tetap crispy. Anda bisa membuktikan sendiri dengan mempraktekkannya di rumah. Buat gorengan yang dicampur dengan sedotan plastik dan gorengan yang tidak dicampur dengan sedotan plastik, lalu diamkan beberapa jam. Setelah itu Anda bisa melihat, gorengan yang dicampur dengan sedotan plastik akan tetap terlihat crispy sementara yang lain akan terlihat melempem. Hal ini sebaiknya jangan Anda contoh, apabila Anda tidak ingin kehilangan pelanggan.
Dalam meniriskan gorengan, sebaiknya Anda menggunakan tisu dapur atau bahan penyerap lain yang dapat kontak dengan makanan (food grade). Hindari meniriskan gorengan dengan menggunakan kertas koran atau kertas lainnya yang bertinta, karena tinta mengandung timbal dan akan mudah menempel pada makanan berminyak.
Mengingat semakin banyaknya penjual gorengan maka disarankan agar Anda mencoba mencari inovasi-inovasi resep gorengan Anda agar tidak kalah saing. Dengan modal ratusan ribu rupiah pun Anda bisa memulai membuka usaha gorengan yang sederhana. Kini saatnya membuka peluang usaha dengan modal kecil, Anda pun sudah bisa memperoleh keuntungan besar yang menjanjikan.

Postingan populer dari blog ini

Panduan Cek Kode Pos secara Lengkap

Cara Cek Turnitin Supaya Lolos Uji Plagiasi Dengan Teknik Parafrase

Cara Membasmi Rayap dengan Solar