Begini Cara Mengolah Masker Sekali Pakai

Begini Cara Mengolah Masker Sekali Pakai


Semenjak pandemi virus covid-19, ancaman sampah masker sekali pakai kembali jadi perhatian. Karena, pemakaian masker sekali pakai (single use) mengalami peningkatan. Selain karena harga dan ketersediaan stok yang mulai kembali melimpah, tak sedikit orang merasa lebih aman dan nyaman memakai masker sekali pakai. Akibatnya, tumpukan sampah masker yang ada di dalam tempat sampah 3 warna mengintai lingkungan. Di sisi lain tumpukan sampah masker juga berbahaya bagi kesehatan.

Oleh sebab itu, masker sekali pakai setelah digunakan sebisa mungkin diolah atau dibuang dengan tepat. Lalu, bagaimana  cara mengolahnya? Apakah ada cara khusus menangani sampah masker agar tidak terbuang ke sungai bahkan ke laut?

Sampah masker yang terkumpul dari masyarakat umum pengelolaannya diatur oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Namun, ada beberapa hal lain yang perlu diperhatikan antara lain :

  1. Masker bekas dikumpulkan pada wadah yang berbeda dengan sampah lainnya.
  2. Memberikan desinfeksi terhadap masker tersebut. Dengan cara merendam atau menyemprot masker menggunakan cairan desinfektan, klorin maupun pemutih yang bisa didapatkan dengan mudah dipasaran.
  3. Sebelum dibuang, robek terlebih dahulu atau menggunting masker dan merusak talinya.
  4. Masker dibuang ke tempat sampah domestik setelah dibungkus rapat.
  5. Setelah itu jangan lupa untuk mencuci tangan setelah melakukan pengelolaan sampah masker.

6.      Masker yang tidak dikelola dengan baik akan berdampak buruk karena dapat menambah beban sampah plastik di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

7.      Sampah masker yang terbuang begitu saja dapat menularkan virus atau bakteri kepada petugas kebersihan yang mengangkut sampah.

8.      Selain itu, ketika tiba di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) dan tercampur dengan sampah lainnya, lalu terkena air hujan, dapat menimbulkan bakteri dan virus yang dapat berbahaya bagi lingkungan.

9.      Selain itu sampah masker sekali pakai sulit terurai secara alami di lingkungan, sehingga dapat berdampak pada makhluk hidup lain.

10.  Mengelola sampah masker juga harus dilakukan dengan menggunakan prosedur pengelolaan limbah B3. Atau ditangani khusus secara langsung oleh perusahaan jasa transporter profesional.

Oleh karena itu, mari sama-sama menangani sampah masker sebaik mungkin agar tidak melahirkan masalah baru. Salam sehat!

Postingan populer dari blog ini

Panduan Cek Kode Pos secara Lengkap

Cara Cek Turnitin Supaya Lolos Uji Plagiasi Dengan Teknik Parafrase

Cara Membasmi Rayap dengan Solar